Madinah juga
memiliki sebutan "Kota Kurma". Kurma Madinah termasuk kurma yang
sangat disukai oleh orang-orang Arab dan kalangan Muslim dari berbagai penjuru
dunia.
Allah
memberikan keistimewaan pada buah kurma, dalam firman-Nya:
وَهُزِّي إِلَيْكِ
بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا
Latin: Wa
huzzī ilaiki bijiż'in-nakhlati tusāqiṭ 'alaiki ruṭaban janiyyā
Artinya:
"Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan
menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu." (QS. Maryam: 25).
Tentang
keutamaan buah kurma juga dinyatakan dalam Sunah Nabi sebagai berikut:
Rasulullah SAW
berkata kepada Aisyah:
"Wahai
Aisyah: "Bahwa rumah yang tiada kurma di dalamnya adalah kelaparan bagi
penghuninya." (HR. Muslim).
Dari Anas,
berkata,
"Bahwa
Rasulullah SAW sarapan pagi dengan kurma, sebelum beliau sholat. Jika tidak
dengan kurma matang beliau makan kurma mentah. Jika tidak dengan buah kurma
mentah maka Nabi sarapan dengan air kurma." (HR. Ahmad dan Abu Dawud).
Berikut
manfaat kurma yang dilansir dalam buku berjudul "Mukjizat Kedokteran Nabi;
Berobat dengan Rempah dan Buah-buahan" oleh Mahir Hasan Mahmud Muhammad:
1.
Kurma matang dapat membantu menenangkan saraf,
menghilangkan ketegangan, kegelisahan dan menekan luka pada lambung.
2.
Manfaat kurma muda juga bisa membantu menguatkan
persendian rahim saat melahirkan karena kandungan vitamin B.
3.
Menjadi sumber energi, karena mengandung gula
berkadar tinggi.
4.
Membantu merangsang nafsu makan dan berguna
untuk mencegah anemia karena mengandung zat besi yang tinggi.
5.
Kurma mengandung serat dan antioksidan sehingga
dapat melindungi sel-sel dari radikal bebas. Flavonoid yang terkandung dalam
buah kurma ajwa ini dapat membantu mengurangi peradangan, mengurangi risiko
diabetes dan penyakit alzheimer. Dan karotenoid dapat meningkatkan kesehatan
jantung dan dapat mengurangi risiko gangguan terkait mata. Serta asam fenolik
dalam buah kurma dapat menurunkan risiko kanker.



Posting Komentar